Selasa, 02 November 2010

Kepemimpinan di organisasi sosial


Ada banyak tipe – tipe kepemimpinan yang bisa diterapkan dalam organisasi. yang pertama tipe kepemimpinan otoriter. Pemimpin model ini mempunyai wewenang penuh dalam memutuskan sebuah kebijakan. Kedua tipe kepemimpinan demokrasi, model kepemimpinan ini dalam mengambil kebijakan selalu melibatkan orang-orang dalam organisasi. Tipe kepemimpinan Lessees fair, model tipe kepemimpinan ini memberikan kebebasan untuk mengambil kebijakan. Dari madel – model tipe kepemimpinan diatas yang lebih cocok untuk organisasi social adalah tipe Demokrasi yang memiliki kesejajaran orang – orang dalam organisasi.
Didalam organisasi social tentunya masing – masing mempunyai fungsi dan peran yang mana satu dengan yang lainya ada saling keterkaitan dan saling mendukung. Disini tidak ada istilah orang nomor satu, bos, follower dan suportdinate, akan tetapi semuanya adalah pemimpin sesuai dengan fungsi dan peranya masing – masing. Kepemimpinan dalam organisasi sosial yang lebih cocok adalah semuanya sejajar yang masing – masing orang mempunyai fungsi yang sama menuju pencapaian visi dan misi organisasi. Artinya posisi Visi dan Misilah yang menjadi landasan kerja dalam organisasi.
Tentunya komunikasi efektif sangat diperlukan di organisasi sosial sebagai fungsi kontrol dan evaluasi pencapaian visi dan misi organisasi. Tanpa adanya komunikasi yang efektif organisasi akan mengalami kendala kendala untuk pencapaian visi yang telah dicanangkan. Dan diperlulkan juga kerjasama masing-masing bidang untuk menjalankan organisasi dan menghindari keterbatasan – keterbatasan yang ada dalam oraganisasi.
Masing-masing orang dalam organisasi sosial seyogyannya menganggap dirinya sebagai pemimpin. yang bertumpukan pada Creators of Growth and Learning (pengagas perkembangan dan pembelajaran). Sehingga masing – masing orang dalam organisasi tidak menganggap dirinya sebagai supordinate saja yang identik denga istilah direct report atau yesman.
Setiap orang dalam organisasi sosial mempunyai tugas dan tangung jawab yang harus dijalankan secara profesional dan mempunyai kebijakan – kebijakan yang mandiri dengan tetap mengacu pada peraturan – peraturan organisasi yang telah ditetapkan. sehingga tidak ada rasa ketakutan untuk bersifat mandiri dalam kebijakan dalam organisasi sosial karena masing – masing bidang menerapkan kepemimpinan sejajar untuk pencapaian visi dan misi.
Model kepemimpinan yang sejajar diharapkan akan mampu mendongkrak loyalitas dan rasa memiliki masing – masing orang dalam organisasi karena adanya kejelasan tugas dan tanggung jawab dimasing – masing sistem. Masing-masing sistem akan bekerja dan memperjuangkan tugas – tugas yang telah dibuat dan ditetapkan bersama dengan mengindahkan wewenangya untuk bergerak leluasa demi pencapaian visi dan misi.
Ketika orang – orang dalam organisasi hanya menjalanka tugas – tugas yang sifatnya top down yang hanya menjalankan sesuai dengan yang telah disepakati dengan tidak mengindahkan wewenang-wewenang untuk mengambil kebijakan ketika permasalahan – permasalahan timbul dan perkembangan dalam menjalankan tugas – tugas organisasi maka ini akan menghambat kreatifitas anggota yang tentunya akan menghambat pencapaian visi dan misi organisasi.
Dalam percepatan pencapaian Visi dan misi organisasi diperlukan loyalitas anggota organsasi yang benar-benar militan. yang mana pencapaian tim yang militan ini hanya akan mampu dicapai dengan menghilangkan individualisme dan egoisme. karena egoisme dan individualisme akan menjadi penyebab terjadinya kesenjangan dalam sebuah organisasi yang pada akhirnya akan mengurangi loyalitas dari anggota, disamping juga tetap mengindahkan hak-hak manusia sebagai mahluk pribadi.

Sumber : http://zainalfpdp2.wordpress.com/2008/01/08/kepemimpinan-di-organisasi-sosial/

Lahirnya Organisasi Muhammadiyah


Organisasi Muhammadiyah pada mulanya didirikan pada tanggal 18 Nopember 1912 M atau bertepatan dengan 13 Zulhijah 1330 H di Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan. Dasar pendiriannnya adalah untuk mengembalikan ajaran Islam sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah karena pada masa itu praktek agama Islam telah bercampur dengan tahyul bida’ah dan churafat atau yang dikenal dengan penyakit TBC.
Organisasi ini kemudian dibawa ke Minangkabau oleh Buya AR Sutan Mansur yang kemudian menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama dengan adik iparnya yaitu Buya Hamka atas restu dari Inyiak DR atau Syeikh Abdul Karim Amrullah. Bukittinggi pernah menjadi tuan rumah Kongres Muhammadiyah yang juga dihadiri oleh Nyai Ahmad Dahlan, isteri KH Ahmad Dahlan sendiri.
Di Tanjung Alam, pendirian Muhammadiyah juga menghadapi tantangan yang sangat berat mengingat pada masa itu umumnya masyarakat khawatir kehadiran organisasi Muhammadiyah akan memecah belah “ukhuwah islamiyah” dan persatuan masyarakat Tanjung Alam. Terlepas dari pro dan kontra, akhirnya Muhammadiyah berdiri tahun 1974 yang didirikan oleh Nazaruddin Sutan Muntiko Basa sebagai ketua pertama dan Nasrul Sutan Sati sebagai bendahara. Pada waktu pendiriannya di TK Perpeta Tanjung Alam juga dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah IV Angkat Candung yaitu Ustadz H. Nazir Nurdin, Angku Khatib Masjid Nurul Huda Tanjung Alam, Angku Hadjam Hakim dan lain-lain. Salah seorang warga suku Pili Tanjung Alam yaitu Haji Mukhtar kemudian mewakafkan tanahnya yang terletak di depan Masjid Nurul Huda untuk digunakan bagi pendirian gedung Muhammadiyah.

Sepeninggal Nazaruddin Sutan Muntiko Basa pada tahun 1986, Pimpinan Muhammadiyah Ranting Tanjung Alam diketuai oleh Ripin Sutan Pono Ameh. Organisasi ini menjalankan kegiatannya seperti menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim, membuka madrasah, koperasi simpan pinjam, memberikan pengajian rutin mingguan dan didikan subuh anak-anak dan didikan Shalat Tarawih pada bulan suci Ramadhan.
Organisasi ini kemudian cukup berkembang sehingga seringkali didatangi oleh berbagai pimpinan Muhammadiyah baik dari Wilayah Sumatera Barat maupun dari daerah lain seperti Bangkinang. Sementara itu berbagai kegiatan yang dilaksanakan tersebut juga telah berhasil tidak hanya menjangkau masyarakat Tanjung Alam tetapi juga di jorong lain seperti Tanjung Medan, Batang Buo dan Pilubang serta mencetak generasi muda yang memiliki kesadaran beragama yang cukup tinggi. Salah satu keberhasilan yang dilakukan oleh gerakan Muhammadiyah adalah menanamkan kesadaran beragama terhadap generasi muda khususnya yang menempuh pendidikan sekuler. Sebelumnya kegiatan keagamaan hanya didominasi oleh tamatan sekolah agama seperti Thawalib Padang Panjang.
Disamping itu, pendidikan agama yang dikelola oleh Muhammadiyah memperkenalkan system yang lebih modern seperti menggunakan meja tulis yang dulunya hanya memakai system halakah dan kurikulum yang diajarkan tidak hanya pendidikan agama semata-mata namun juga memperkenalkan ilmu dunia lainnya seperti bahasa Inggris, tata boga, keorganisasian, managemen dan Kemuhammadiyahan. Dalam waktu tertentu juga dilaksanakan kursus dan pelatihan seperti: Leadership (kepemimpinan), Training Keorganisasian, Darmawisata dan lain-lain.
Sejak meninggalnya Nasrul Sutan Sati pada tahun 1989 dalam suatu kecelakaan lalu lintas di Lubuk Alung, jurang komunikasi yang semula sangat lebar dengan pihak Nagari Tanjung Alam mulai dibenahi oleh pengurusnya berikutnya dibawah pimpinan H. Muhardi Radjab, SH. Tidak beberapa lama kemudian, Madrasah Ibtidayah Muhammadiyah (MIM) yang dibina Muhammadiyah Ranting Tanjung Alam disepakati sebagai pengganti Tampat Pendidikan Al Quran (TPA) Perpeta sehingga pelaksanaan Khatam Al Quran murid MIM mulai diselenggarakan oleh pihak Nagari.
Sumber : http://baikoeni.multiply.com/journal/item/117

Sabtu, 02 Oktober 2010

Tips Bermain Drum

1. Selalu menggunakan EAR PLUG (penutup telinga) guna melindungi telinga dari kerusakan dan selalu gunakan pada saat latihan dan tampil. Sekarang banyak pemain drum yang telah mengidap penyakit tinnitus (kuping mendengung) dan sampai sekarang obatnya masih belum ada. Sayangilah pendengaran anda.

2. Biasakan menggunakan METRONOME setiap kali berlatih sehingga tempo anda senantiasa stabil.

4. Selalu menyiapkan STICK sendiri lebih dari satu pasang jika ingin tampil.

5. Jangan terlalu CEPAT PUAS dengan ilmu yang telah anda dapat. Cobalah menambah ilmu lagi dengan cara belajar dari guru drum yang berbeda atau dari teman anda yang lebih berpengalaman.

6. Jangan terlalu FANATIK pada satu atau dua aliran lagu saja, hal inilah yang dapat menghambat kreatifitas pemain dan membuat permainan anda menjadi monoton dan membosankan. Cobalah berbagai macam aliran musik dan usahakan anda dapat memainkan seluruh aliran musik yang ada.

7. Dalam permainan drum harus melibatkan FEEL atau dengan kata lain harus benar2 dirasakan, jangan asal pukul dan jangan pernah berpikiran bahwa semakin keras pukulan semakin bagus. Itu salah! Dan juga jangan berpikir bahwa semakin cepat anda bermain semakin hebat. Tidak juga, kekerasan dan kecepatan tidak ada sangkut pautnya dengan musikalitas.

8. Selalu berlatih dari TEMPO yang lambat dan jika sudah sangat terbiasa, tingkatkan temponya perlahan-lahan. Anda harus belajar berjalan dulu baru bisa lari.

9. DENGARKAN pada musisi lainnya, jangan hanya terfokus pada diri sendiri, dengarkan yang lain.

10. Jadilah pemain drum yang KREATIF, beri variasi pada setiap permainan drum yang anda dapat. Karena drum masih merupakan sesuatu yang 'baru', masih banyak variasi baru yang bisa anda dapatkan.

sumber: http://amgrambil.forumotion.com/music-f10/10-tips-bermain-drum-t284.htm

Teori Musik

Teori musik merupakan cabang ilmu yang menjelaskan unsur-unsur musik. Cabang ilmu ini mencakup pengembangan dan penerapan metode untuk menganalisis maupun menggubah musik, dan keterkaitan antara notasi musik dan pembawaan musik.
Hal-hal yang dipelajari dalam teori musik mencakup misalnya suara, nada, notasi, ritme, melodi, Kontrapun Musik, harmoni, Bentuk Musik, Teori Mencipta Lagu, dlsb.

Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggris: pitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).


Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling lazim adalah tangga nada mayor, tangga nada minor, dan tangga nada pentatonik. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dalam teori musik diatonis barat diidentifikasikan menjadi 12 nada yang masing-masing diberi nama yaitu nada C,D,E,F,G,A dan B. Serta nada-nada kromatis yaitu Cis/Des, Dis/Es, Fis/Ges, Gis/As, dan Ais/Bes.


Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. Nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi).

Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Kedua unsur tersebut membentuk paranada, di samping petunjuk-petunjuk nada dasar, tempo, dinamika, dan sebagainya.

Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).
Melodi terbentuk dari sebuah rangkaian nada secara horisontal. Unit terkecil dari melodi adalah Motif. Motif adalah tiga nada atau lebih yang memiliki maksud atau makna musikal. Gabungan dari Motif adalah Semi Frase, dan gabungan dari Semi Frase adalah Frase (Kalimat). Sebuah Melodi yang paling umum biasanya terdiri dari dua Semi Frase yaitu kalimat tanya (Antisiden) dan kalimat jawab (Konsekuen).

Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan (seperti dalam arpeggio). Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.

sumber: id.wikipedia.org/wiki/Teori_musik

Rabu, 28 April 2010

MANUSIA DAN HARAPAN

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.

Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.

Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani

Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya.

Keamanan
Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan. Setelah agak besar, setiap anak menangis dia akan diam setelah dipeluk oleh ibunya. Setelah bertambah besar ia ingin dilindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang nampak, secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman.

Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil raja, semua diatur!” Itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya.

Status
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup. Dalam lagu “untuk apa” ada lirik yang berbunyi “aku ini anak siapa, mengapa aku ini dilahirkan”. Dan bagian lirik itu kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa setiap manusia yang lahir di bumi ini tentu akan bertanya tentang statusnya. Status keberadaannya. Status dalam keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam negara. Status itu penting, karena dengan status orang tahu siapa dia.

Perwujudan cita-cita
Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya. Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.

Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai anti khusus bagi hidupnya. la merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Umumnya manusia tidak menyukai kegelisahan dan mendambakan
kebahagiaan. Tapi justru yang ditakutkan itu sering datang pada
kehidupan kita. Dan yang didambakan itu sering menjauh dari kita.
Mengapa?

Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada yang
gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal-
hal yang material. Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain:
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
3. Penyakit yang menahun
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
5. Takut kehilangan pasangan hidup
6. Khawatir gagal dalam berkarier
7. Dan lainnya

Jika kesulitan ekonomi dijadikan alasan sebagai penyebab utama, tentu
masih banyak saudara kita yang lebih parah ekonominya dari kita. Tapi
sebagian mereka masih bisa tersenyum, dan nyenyak tidur hanya dengan
beralaskan tikar di bawah jembatan dan di pinggir jalan. Mengapa kita
harus gelisah?

Jika kekhawatiran hilangnya harta, jabatan atau popularitas menjadi
penyebab kegeliasahan. Bukankah semua ini memang tidak kekal,
semuanya bersifat sementara. Padahal masih lebih banyak saudara-
saudara kita yang hidup serba pas-pasan, tidak punya jabatan, apalagi
popularitas. Justru mereka sering dihina. Tapi anehnya, sebagian
mereka masih bisa tersenyum dan nyenyak tidur di dalam rumah kontrakan
yang sempit dan pengap.

Jika pasangan hidup ideal yang menjadi penghalang kebahagiaan rumah
tangga, tentu kita saksikan banyak saudara-saudara kita tanpa pasangan
yang "ideal", tapi mereka bisa menikmati kebahagiaan dalam rumah
tangga. Mengapa kita harus gelisah hanya karena belum mendapatkan
pasangan yang "ideal" dalam pikiran dan khayalan kita. Bukankah
Rasulullah saw telah memberi tuntunan dalam mencari pasangan,
sekaligus kreterianya, cara memperolehnya, cara dan cara ... lainnya.

Kehilangan pasangan sering menjadi sebab kegelisahan bahkan banyak
menimpa kehidupan manusia, terutama kalangan istri. Semakin banyak
rizki dan harta yang diraihnya semakin besar kegelisan yang akan
menimpanya. Mengapa? Memang tidak sedikit terjadi melimpahnya harta
membuka peluang yang luas hilangnya kesetiaan pasangan suami-isteri.
Mungkin fenomena ini yang sering mendatangkan kegelisahan. Bahkan
tidak jarang sebagian isteri tak sanggup memejamkan matanya di larut
malam karena sang suami belum pulang. Pikirannya terbang melayang ke
alam yang negatif penuh curiga. Mengapa ini terjadi? Padahal
sebelumnya mengharapkan datangnya limpahan harta. Setelah harta
melimpah justru kegelisahan pun juga datang.

Pada dasarnya semua manusia mendambakan kebahagiaan, dan tidak
menginginkan kegelisahan. Kebahagiaan itu satu, dan kegelisahan juga
satu. Bisa diraih oleh setiap manusia yang kaya atau yang miskin, yang
punya jabatan atau yang jelata, yang ternama atau yang tak dikenal,
berpasangan atau yang belum, yang sehat atau sedang sakit, yang
berkarier atau yang belum. Sebaliknya kegelisahan juga bisa datang
pada setiap manusia dari semua lapisan dan tingkatan.

Rabu, 21 April 2010

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya. dalam kata lain kita harus menanggung semua resiko yang telah kita perbuat. Tanggung jawab merupakan keharusan bagi kita yang melakukan sesuatu perbuatan. karena dengan kita bertanggung jawab, kita dapat menjadi seseorang yang dapat dipercaya oleh orang lain.
Tanggung jawab bukan hanya kepada sesama manusia atau diri sendiri saja, tetapi kita harus bertanggung jawab terhadap tuhan. Contoh tanggung jawab terhadap tuhan adalah, kita harus menanggung resiko yangtelah kita perbuat selama kita di dunia dan kita akan menanggung semua perbuatan kita di akhirat nanti.
Tanggung jawab bisa diwujudkan dalam sebuah pengorbanan atau pengabdian. Pengorbanan adalah suatu tindakan atau perbatan yang bertujuan untuk membantu seseorang/sesuatu dengan rasa ikhlas tanpa ada paksaan sedikitpun. pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjaab.